Anjing Di Jaksel Dipasangi MIkrochip

Related Articles

Petugas Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan sedang mendata anjing peliharaan yang akan menjalani pemasangan microchip di halaman Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Selasa (30/10/2018).

SUKU Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan, melakukan pemasangan microchip pada anjing peliharaan dan vaksinasi pada hewan rentan rabies, di halaman Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Selasa (30/10/2018).

Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali, yang turut hadir dalam acara tersebut mengatakan, bentuk perhatian terhadap binatang peliharaan akan mampu menciptakan lingkungan yang seimbang, berimbang dan terjaga higienis keamanan serta kenyamanan.

“Pemasangan microchip ini perlu dilakukan guna meningkatkan keamanan dan tanggung jawab pemilik hewan periharaan,” ujarnya.

Marullah menuturkan, kegiatan ini merupakan amanat dari Peraturan Gubernur Nomor 199 Tahun 2016, Tentang Petunjuk Pelaksanaan Pengawasan Hewan Rentan Rabies serta Pencegahan dan Penanggulangan Rabies di Jakarta.

“Terima kepada masyarakat yang telah sukarela melakukan pemasangan microchip dan vaksinasi pada hewan peliharaannya,” ucapnya.

Banyak Manfaat

Sementara itu Kasudin Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan, Wachyuni menambahkan, pada 2018 ini, Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Provinsi DKI Jakarta telah menyiapkan 500 buah microchip untuk lima wilayah bagi pemilik anjing secara gratis.

Untuk wilayah Jakarta Selatan, pemasangan microchip gratis telah dimulai pada 6 Oktober 2018 bertempat di Vodka & Latte Jalan Kolemang Timur sebanyak 75 buah.

“Sisanya sebanyak 25 buah dilakukan pemasangan hari ini bersama dengan Wali Kota Jakarta Selatan,” jelasnya.

Wachyuni menambahkan, banyak manfaat dari pemasangan microchip ini. Dengan mikrochip, identitas anjing dapat diketahui dengan jelas.

“Apabila anjing kita hilang atau dicuri, dan kemudian dipindai (scan) oleh petugas, pemindaian tersebut akan menunjukkan nama dan alamat asli pemilik, lalu anjing yang dicuri dapat dikembalikan.”

“Risiko penularan penyakit seperti rabies dan perdagangan anjing ilegal pun dapat dihindari. Dengan memasang microchip juga meningkatkan tanggung jawab pemilik pada hewan peliharaannya,” paparnya.

Sejumlah masyarakat tampak antusias mengikuti program ini. Denti (24), warga Cipete Utara, mengapresiasi terobosan baru oleh Pemkot Jaksel ini.

Ia mengakui banyak manfaat yang akan didapatkan dengan pemasangan mikrochip pada anjingnya.

“Apabila anjing kita hilang dapat mudah terlacak, dan meningkatkan tanggung jawab kita juga sebagai pemilik,” tuturnya.

Sumber: tribunnews.com

More on this topic

Comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

Advertisment

Popular stories

Daftar Pet Shop Di Daerah Jawa Barat

Daftar Petshop di Bandung@ Petshop n' Grooming Jl. Prof. Dr. Surya Sumantri No.15 Kel. Sukawarna - Kec. Sukajadi. Bandung 40164 022-201 4718101 Petshop & Grooming Jl. Lengkong...

Daftar Dokter Hewan di Kota Surabaya

ANJING-ANJING.COM - Bagi Anda pecinta hewan maupun memiliki hewan peliharaan yang tinggal di kota Surabaya, berikut kami telah rangkumkan untuk Anda tentang daftar dokter...

Anjing Ras Shih Tzu

Shih Tzu adalah jenis anjing dengan berat 5 -7 kilogram dengan rambut halus panjang. Berasal dari Cina, Shih Tzu secara resmi diakui oleh American...